Monday

Hukum, Negara dan Pemerintahan dan Warga Negara dan Negara

7:28 AM 0 Comments




A.    Pengertian Hukum
Hukum adalah keseluruhan norma yang oleh penguasa masyarakat yang berwenang menetapkan hukum, dinyatakan atau dianggap sebagai peraturan yang mengikat bagi sebagian atau seluruh anggota masyarakat tertentu, dengan tujuan untuk mengadakan suatu tata yang dikehendaki oleh penguasa tersebut.

B.     Sifat & Ciri-Ciri Hukum

Sifat-Sifat Hukum

Setelah melihat definisi-definisi hukum tersebut, dapat diambil kesimpulan, bahwa hukum itu meliputi beberapa sifat, yaitu :
- Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat.
- Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib.
- Peraturan itu bersifat memaksa.
- Sanksi terhadap pelanggaran peraturan tersebut adalah tegas.

Ciri-Ciri Hukum

Perintah dan atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang. Setiap orang berkewajiban untuk bertindak sedemikian rupa dalam masyarakat, sehingga tata tertib dalam masyarakat itu tetap terpelihara dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, hukum meliputi berbagai peraturan yang menentukan dan mengatur perhubungan orang yang satu dengan yang lainnya, yakni peraturan-peraturan hidup bermasyarakat yang dinamakan dengan ‘Kaedah Hukum’. Barangsiapa yang dengan sengaja melanggar suatu ‘Kaedah Hukum’ akan dikenakan sanksi.

C.    Sumber-Sumber Hukum
Sumber-sumber hukum adalah segala sesuatu yang dapat menimbulkan terbentuknya peraturan-peraturan. Peraturan tersebut biasanya bersifat memaksa. Sumber-sumber hukum ada 2 jenis yaitu :
- Sumber-sumber hukum materiil, yakni sumber-sumber hukum yang ditinjau dari  berbagai perspektif.
- Sumber-sumber hukum formiil, yakni UU, kebiasaan, jurisprudentie, traktat dan doktrin.

D.    Pembagian Hukum
Hukum menurut bentuknya dibedakan antara hukum tertulis dan hukum tak tertulis.
·         Hukum Tertulis, yaitu hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan perundangan.
·         Hukum Tak Tertulis, yaitu hukum yang masih hidup dalam keyakinan dalam masyarakat tetapi tidak tertulis (disebut hukum kebiasaan).

·         Hukum Privat (Hukum Sipil), yaitu hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara orang yang satu dengan orang yang lain, dengan menitik beratkan kepada kepentingan perseorangan, misal Hukum Perdata. 
·         Hukum Publik (Hukum Negara), yaitu hukum yang mengatur hubungan antara Negara dengan alat-alat perlengkapan atau hubungan antara Negara dengan perseorangan (warga negara).
E.     Pengertian Negara
Negara berasal dari kata state (Inggris), staat (Belanda), dan etat (Prancis) yang
sama-sama asalnya dari bahasa latin status atau statum yang berarti keadaan atau sesuatu
yang bersifat yang tegak dan tetap.Berikut pendapat para tokoh mengenai definisi negara.

·         Menurut John Locke (1632-1704) dan Rousseau (1712-1778), negara adalah suatubadan atau organisasi hasil dari pada perjanjian masyarakat.
·         Menurut Max Weber, negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopolidalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah Menurut Mac Iver, suatu negara harus mempunyai tiga unsur pokok, yaitu wilayah, rakyat dan pemerintahan.
·         Menurut Roger F. Soleau, negara merupakan alat atau wewenang yang mengaturatau mengendalikan persoalan-persoalan bersama yang diatasnamakan masyarakat.
F.      Dua Tugas Utama Negara
·         Tugas esensial Negara adalah mempertahankan Negara sebagai organisasi politikyang berdaulat. Tugas ini menjadi tugas Negara (memelihara perdamaian, ketertiban,dan ketentraman dalam Negara serta melindungi hak milik dari setiap orang) dan tugas eksternal (mempertahankan kemerdekaan Negara). Tugas esensial sering tugas asli dari Negara sebab dimiliki oleh setiap pemerintah Negara di seluruh dunia.
·         Tugas fakultatif Negara diselenggarakan oleh Negara untuk dapat memperbesar kesejahteraan umum baik moral, intelektual, sosial, maupun ekonomi. Misalnya, memelihara kesejahteraan fakir miskin, kesehatan, dan pendidikan rakyat.
G.     Sifat-Sifat Negara
Sifat organisasi negara berbeda dengan organisasi lainnya. Sifat negara antara lain :

·         Sifat memaksa : Tiap-tiap negara dapat memaksakan kehendaknya, baik melalui jalur hukum maupun melalui jalur kekuasaan.
·         Sifat monopoli : Setiap negara menguasai hal-hal tertentu demi tujuan negara tersebut tanpa ada saingan.
·         Sifat totalitas : Segala hal tanpa terkecuali menjadi kewenangan negara. Contoh : semua orang harus membayar pajak, semua orang sama di hadapan hukum dan lainnya.

Negara merupakan wadah yang memungkinkan seseorang dapat mengembangkan bakat
dan potensinya. Negara dapat memungkinkan rakyatnya maju berkembang melalui
pembinaan.
H.    Unsur-Unsur Negara

Unsur-unsur pokok untuk dapat membentuk suatu negara adalah :
1.      Penduduk adalah warga negara yang mempunyai tempat tinggal serta mempunyaikesepakatan diri untuk bersatu. Yang dimaksud dengan warga negara adalah pendudukasli Indonesia (pribumi) dan penduduk negara lain yang sedang berada di Indonesia untuk bisnis, wisata dan sebagainya.
2.      Wilayah adalah sebuah daerah yang dikuasai atau menjadi teritorial dari sebuahkedaulatan. Dapat dikatakan menjadi unsur utama pembentuk negara apabila wilayah tersebut mempunyai batas atau teritorial yang jelas atas darat, laut dan udara
3.      Pemerintah adalah organisasi yang memiliki kekuasaan untuk membuat dan menerapkan hukum serta undang-undang di wilayah tertentu.
I.       Tujuan Dibentuknya Negara
·         Menurut Plato. Negara bertujuan untuk memajukan kesusilaan manusia sebagai individu dan sebagai makhluk sosial.
·         Menurut Machiaveli dan Shang Yang. Negara bertujan untuk memperluas kekuasaan semata-mata, tujuan Negara didirikan adalah untuk menjadikan Negara itu besar dan jaya. Untuk mencapai kejayaan Negara, maka rakyat harus berkorban, kepentingan orang perorangan harus diletakkan di bawah kepentingan bengsa dan Negara, Negara Diktator. Kalau ingin Negara kuat dan jaya, maka rakyat harus lunakkan dan sebaliknya jika orang menghendaki rakyat menjadi kuat dan kaya, maka Negara itu menjadi lemah.
·         Menurut Ajaran Teokrasi ( Kedaulatan Tuhan ) Thomas Aquino, AgustinusTujuan negara adalah untuk mencapai penghidupan dan kehidupan aman dan tentram, dibawah pimpinan Tuhan. Pimpinan negara menjalankan kekuasaannya berdasarkan Kehendak Tuhan.
·         Menurut Emmanuel Kank. Negara bertujuan mengatur keamanan dan ketertiban dalam Negara yang paling utama.
·         Menurut Krabbe. Negara bertujuan menyelenggarakan ketertiban hukum. Segala kekuasaan dan alat-alat Negara dalam menjalankan tugasnya harus berdasarkan hukum, semua orang tanpa kecuakli harus tunduk dan taat pada hukum, hanya hukumlah yang berkuasa dalam Negara (Rule of Law).
·         Menurut Welfare State = Social Service State. Tujuan Negara adalah mewujudkan kesejahteraan umum. Negara sebagai alat untuk tercapinya tujuan bersama yaitu kemakmuran, kebahagian dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Disamping itu bermacam-macam tujuan Negara yaitu : Untuk memperluas kekuasaan. dan Untuk tercapainya kejayaan (seperti Kerajaan Sriwidjaya dan Kerajaan Majapahit).
·         Dalam Pembukaan UUD 1945. "Untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksnakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial"
J.      Pengertian Pemerintah
·         Secara harfiah atau kebahasan pemerintah berasal dari kata dasar perintah yang mempunyai arti kata verbal atau bentuk dari kata kerja. Kata perintah sendiri secara leksikal ini berarti perkataan yang bermaksud menyuruh. Atau kata perintah juga berarti aba-aba atau komando. Atau kata perintah juga mempunyai pengertian aturan dari pihak atas yang harus dilakukan.
·         Definisi pemerintah secara KBBI adalah sebuah sistem yang mejalankan wewenang dan kekuasaan yang mengatur kehidupan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara atau bagian-bagian, sekelompok orang yang secara bersama-sama memikul tanggung jawab terbatas untuk menggunakan kekuasan, penguasa suatu negara atau bagian negara, dan badan tertinggi dari yang memerintah suatu negara seperti kabinet dalam sistem perintahan indonesia, yaitu DPR MPR dan Persiden.
·         Definisi pemerintah secara luas dapat diartikan sebagai sekumpulan orang-orang yang mengelola kewenangan dan kebijakan dalam mengambil keputusan dan melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan serta pembangunan masyarakat dan wilayahnya yang membentuk sebuah lembaga dimana mereka ditempatkan.
·         Pemerintah merupakan sebuah wadah orang-orang yang mempunyai kekuasan di dalam sebuah lembaga yang disebut negara dan mengurus masalah kenegaraan dan kesejahteraan rakyat.
K.    Perbedaan Pemerintah & Pemerintahan
·         Pemerintah dan pemerintahan mempunyai pengertian yang berbeda. Pemerintah merujuk kepada organ atau alat perlengkapan, sedangkan pemerintahan menunjukkan bidang tugas atau fungsi. Dalam arti sempit pemerintah hanyalah lembaga eksekutif saja. Sedangkan dalam arti luas, pemerintah mencakup aparatur negara yang meliputi semua organ-organ, badan-badan atau lembaga-lembaga, alat perlengkapan negara yang melaksanakan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan negara. Dengan demikian pemerintah dalam arti luas adalah semua lembaga negara yang terdiri dari lembaga-lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif.
·         Dalam arti sempit pemerintahan adalah segala kegiatan, fungsi, tugas dan kewajiban yang dijalankan oleh lembaga eksekutif untuk mencapai tujuan negara. Pemerintahan dalam arti luas adalah segala kegiatan yang terorganisir yang bersumber pada kedaulatan dam kemerdekaan, berlandaskan pada dasar negara, rakyat atau penduduk dan wilayah negara itu demi tercapainya tujuan negara. Di samping itu dari segi struktural fungsional pemerintahan dapat didefinisikan pula sebagai suatu sistem struktur dan organisasi dari berbagai macam fungsi yang dilaksanakan atas dasar-dasar tertentu untuk mewujudkan tujuan negara. (Haryanto dkk, 1997 : 2-3).
·         Secara deduktif dapat disimpulkan bahwa pemerintah dan pemerintahan dibentuk berkaitan dengan pelaksanaan berbagai fungsi yang bersifat operasional dalam rangka pencapaian tujuan negara yang lebih abstrak, dan biasanya ditetapkan secara konstitusional. Berbagai fungsi tersebut dilihat dan dilaksanakan secara berbeda oleh sistem sosial yang berbeda, terutama secara ideologis.

WARGA NEGARA DAN NEGARA

A.    Pengertian Warga Negara
Warganegara adalah orang-orang yang menurut hukum atau secara resmi merupakan anggota resmi dari suatu Negara tertentu,atau dengan kata lain warganegara adalah warga suatu Negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

B.     Kriteria menjadi warga negara
Berdasar UU Nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dijelaskan bahwa orang asing dapat menjadi warga negara Indonesia (WNI) setelah memenuhi syarat dan tatacara yang diatur dalam peraturan dan undang-undang. Pada pasal 8, disebutkan “Kewarganegaraan Republik Indonesia dapat juga diperoleh melalui pewarganegaraan.” Sedangkan pengertian pewarganegaraan adalah tata cara bagi orang asing untuk memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan.

C.    Orang-orang yang berada dalam satu wilayah negara
1.       Penduduk : Orang-orang yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan Negara tersebut dan diperkenankan berdomisili dalam wilayah Negara itu.
2.       Warga Negara : Penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh pemerintah Negara tersebut dan mengakui pemerintahannya sendiri.
3.       Orang Asing : Penduduk yang bukan warga Negara
4.       Bukan penduduk : Orang yang berada dalam wilayah suatu Negara untuk sementara waktu dan tidak bermaksud bertempat tinggal di wilayah Negara tersebut.

D.    Pasal tentang Warga Negara

Menurut pasal 26 UUD 1945 :
(1)    Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
(2)    Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.
(3)    Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-undang.

Menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945,
-          Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.
-          Bukan Penduduk, adalah orang-orang asing yang tinggal dalam negara bersifat sementara sesuai dengan visa

E.     Hak dan kewajiban warga negara Indonesia
Pasal 27 Ayat 1 UUD 1945.
Pasal ini menyebutkan, ‘segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.”
Pasal 27 ayat 2 berbunyi : Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 (hasil amandemen)
“ setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara”.
Pasal 28 UUD 1945
”Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”
Undang-undang Nomor Dasar Tahun 1945 Pasal 28 (A-J) tentang Hak Asasi Manusia yang terdiri dari :

Pasal 28 A
(1) Hak untuk hidup dan mempertahankan hidup dan kehidupannya
Pasal 28 B
(1) Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.
(2) Hak anak untuk kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi
Pasal 28 C
(1) Hak untuk mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasar nya, Hak untuk mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya
(2) Hak untuk mengajukan diri dalam memperjuangkan haknya secara kolektif
Pasal 28 D
(1) Hak atas pengakuan, jaminan perlindungan dan kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama di depan hukum
(2) Hak utnuk bekerja dan mendapat imbalan serta perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja
(3) Hak untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan
(4) Hak atas status kewarganegaraan
Pasal 28 E
(1) Hak kebebasan untuk memeluk agama dan beribadah menurut agamanya , memilih pekerjaannya, kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak untuk kembali
(2) Hak kebebasan untuk meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuai hati nuraninya.
(3) Hak kebebasan untuk berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat
Pasal 28 F
(1) Hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi
Pasal 28 G
(1) Hak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda, Hak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi manusia.
(2) Hak untuk bebeas dari penyiksaan (torture) dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia
Pasal 28 H
(1) Hak untuk hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, Hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan .
(2) Hak untuk mendapat kemudahan dan perlakuan khusus guna mencapai persamaan dan keadilan
(3) Hak atas jaminan sosial
(4) Hak atas milik pribadi yang tidak boleh diambil alih sewenang-wenang oleh siapapun.
Pasal 28 I
(1) Hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (retroaktif)
(2) Hak untuk bebas dari perlakuan diskriminasi atas dasar apapun dan berhak mendapat perlindungan dari perlakuan diskriminatif tersebut
(3) Hak atas identitas budaya dan hak masyarakat tradisional
Pasal 28 J
(1) Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
(2) Dalam menjalankan dan melindungi hak asasi dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain, dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketetiban umum.
Pasal 29 Ayat 2 Tentang : “Setiap warga negara memiliki hak untuk memeluk agama masing-masing tanpa adanya paksaan dan beribadah menurut kepercayaannya masing-masing.”
Pasal 30
(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.** )
(2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung.** )
(3)Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan laut dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.** )
(4)Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan Hukum.**)
(5)Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungandan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalammenjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dankeamanan diatur dengan undang-undang.** )
Pasal 31
(1)Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan****)
(2)Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib mbiayainya.****)
(3)Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang
meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.****)
(4)Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.****)
(5)Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.****)
Pasal 32
(1)Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai Budayanya.**** )
(2)Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.**** )
Pasal 33
1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.
2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.
3. Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
4. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
5. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.
Pasal 34
(1) Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.
(2) Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.
(3) Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.
(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.


 

Sunday

Individu, Keluarga, dan Masyarakat

5:23 AM 0 Comments


1.     PERTUMBUHAN INDIVIDU

a.     Pengertian Individu
“Individu” berasal dari kata latin, “individuum” artinya “yang tak terbagi”. Jadi, individu merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Dalam ilmu social, individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan-kenyataan hidup yang istimewa, yang tak seberapa mempengaruhi kehidupan manusia.
     Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan. Sifat dan fungsi orang-orang di sekitar kita adalah makhluk yang agak berdiri sendiri; dalam berbagai hal bersama-sama satu sama lain. Betapapun besarnya pengaruh lingkungan social terhadapindividu, manusia tetap mempunyai watak dan sifat tertentu, ang aktif di tengah-tengah sesame manusia lainnya.
     Dari uraian di atas dapat disimpulkan, bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya.
b.     Pengertian Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah suatu perubahan yang menuju arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Perubahan ini lazimnya disebut dengan istilah proses. Kemudian, timbul beberapa pendapat mengenai pertumbuhan dari berbagai aliran yaitu asosiasi, psychology Gestalt dan aliran Sosiologi.
Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat bahwa proses asosiasi adalah terjadinya perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dari pengalaman atau empiri luar melalui panca indera yang menimbulkan sensasi maupun pengalaman mengenai keadaan batin sendiri yang menimbulkan refleksi.
Lain halnya dengan pendapat dari aliran psychology Gestalt tentang pertumbuhan. Menurut para ahli, pertumbuhan adalah proses diferensiasi. Yaitu proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal suatu yang semula mengenal sesuatu secara keseluruhan baru kemudian mengenal bagian-bagian dari lingkungan yang ada.
Kemudian kita mengenal konsepsi aliran sosiologi dimana ahli dari pengikut ini menganggap bahwa pertumbuhan itu adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dari sifat mula-mula yang asocial atau juga social kemudian tahap demi tahap disosialisasikan.
c.      Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan

·       Pendirian nativistik
Menurut para ahli, pertumbuhan individu itu semata-mata ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir. Para ahli dari golongan ini menunjukkan berbagai kesempatan atau kemiripan antara orang tua dengan anaknya.

·       Pendirian emperistik
Para ahli berpendapat, bahwa pertumbuhan individu semata-mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperanan sama sekali. Jadi menurut pendirian ini menolak dasar dalam pertumbuhan individu dan lebih menekankan pada lingkungan dan konsekuensinya hanya lingkunganlah yang banyak dibicarakan.

·       Pendirian Konvergensi
Konsepsi konvergensi berpandangan statis yaitu meganggap individu itu ditentukan oleh dasar (bakat) dan lingkungan.

·       Tahap pertumbuhan individu berdasar psikologi
Pertumbuhan individu sejak lahir sampai masa dewasa atau masa kematangan itu melalui beberapa fase sebagai berikut :
v  Masa vital (0-2 tahun)
Pada masa vital ini, individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya.

v  Masa estetik (2-7 tahun)
Pada masa ini, pertumbuhan anak yang terutama adalah fungsi panca indera. Dalam masa inilah munculnya gejala kenakalan.

v  Masa intelektual (masa keseharian bersekolah)
Setelah anak melewati masa kegoncangan yang pertama, maka proses sosialisasinya telah berlangsung dengan lebih efektif, sehingga menjadi matang untuk di didik daripada masa-masa sebelum dan sesudahnya.
v  Masa remaja
Masa remaja merupakan masa yang banyak menarik perhatian masyarakat karena mempunyai sifat-sifat khas dan yang menentukan dalan kehidupan individu dalam masyarakatnya. Karena manusia dewasa harus hidup dalam alam kultur dan harus dapat menempatkan dirinya di antara nilai-nilai (kultur) itu maka perlu mengenal dirinya sebagai pendukung maupun pelaksana nilai-nilai.

Manusia sebagai individu selalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi. Proses dari individu untuk menjadi pribadi, tidak hanya didukung dan dihambat oleh dirinya, tetapi juga didukung dan dihambat oleh kelompok sekitarnya.

2.     FUNGSI-FUNGSI KELUARGA
Keluarga adalah unit satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat. Tidaklah dapat di pungkiri, bahwa sebenarnya keluarga mempunyai fungsi yang tidak hanya terbatas selaku penerus keturunan saja.
Perkembangan intelektual akan kesadaran lingkungan seorang individu seringkali dilepaskan dan bahkan dipisahkan dengan masalah keluarga. Hal-hal semacam inilah yang sering menimbulkan masalah-masalah social, karena kehilangan pijakan. Oleh karena itu, bijaksana kalau dilihat dan dikembalikan peranan keluarga dan proporsi yang sebenarnya dengan skala prioritas yang pas.
Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh langsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudah terjun langsung secara individual di masyarakat.
a.     Pengertian fungsi keluarga
Dalam kehidupan keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan. Suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan itu biasa disebut fungsi. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga itu.

b.     Macam-macam fungsi keluarga
Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/dirinci ke dalam beberapa fungsi, yaitu :

·   Fungsi biologis
Dengan fungsi ini diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anak-anaknya. Dengan persiapan yang cukup matang ini dapat mewujudkan suatu bentuk kehidupan rumah tangga yang baik dan harmonis.

·   Fungsi pemeliharaan
Keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindungi dari gangguan penyakit dan bahaya.

·   Fungsi ekonomi
Keluarga berusaha menyelenggarakan kebutuhan manusia yang pokok seperti kebutuhan makan dan minum, pakaian untuk menutup tubuhnya dan tempat tinggal.

·   Fungsi keagamaan
Di Negara Indonesia yang berideologi Pancasila berkewajiban pada setiap warganya untuk menghayati, mendalami dan mengamalkan Pancasila di dalam perilaku dan kehidupan keluarganya. Dengan dasar pedoman ini keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

·   Fungsi Sosial
Dengan fungsi ini keluarga berusaha untuk mempersiapkan anak-anaknya bekal-bekal selengkapnya dengan meperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa.


3.     INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

a.     Pengertian individu
Individu berasal dari kata lain, “individuum” yang artinya yang tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.



b.     Pengertian keluarga
Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu hubungan yang hakiki, esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguuh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya.

c.      Pengertian masyarakat
Masyarakat adlah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
Tatanan kehidupan, norma-norma yang mereka miliki itulah yang menjadi dasar kehidupan social dalam lingkungan mereka, sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri kehidupan yang khas.

Dalam pertumbuhan dan perkembangan suatu masyarakat, dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan masyarakat maju :

·  Masyarakat sederhana
Dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedaan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja dalam bentuk lain tidak terungkap dengan jelas, sejalan dengan pola kehidupan dan pola perekonomian masyarakat primitif atau belum sedemikian rupa seperti pada masyarakat maju.

·  Masyarakat maju
Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok social, atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai organisasi kemasyarakatan itu dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan terbatas sampai pada cakupan nasional, regional maupun internasional.






4.     HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

a.     Makna individu
Manusia adalah makhluk individu. Makhluk individu berarti makhlukyang tidak dapat dibagi-bagi, tidak dapat dipisah dari jiwa dan raganya. Para ahli psikologi modern menegasan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang kegiatannya sebagai kesatuan. Kegiatan manusia sehari-hari merupakan kegiatan keseluruhan jiwa raganya.
Pendapat lain bahwamanusia sebagai makhluk individu, tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga, melainkan juga dalam arti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya, termasuk kecakapan-kecakapan serta kelemahan-kelemahannya.
            Untuk menjadi suatu individu yang “mandiri” harus melalui proses. Proses yang dilaluinya adalah proses pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap pertama. Karakter yang khas itu terbentuk dalam lingkungan keluarga secara bertahap dan akan mngendap melalui sentuhan-sentuhan interaksi : etika, estetika, dan moral agama.

b.      Makna keluarga
Keluarga adalah kelompok primer yang paling penting dalam masyarakat. Keluarga merupakan suatu group yang terbentuk dari perhubungan laki-laki dan wanita, perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak.
Disini disebutkan 5 macam sifat yang terpenting, yaitu :
·   Hubungan suami-isteri
·   Bentuk perkawinan di mana suami-isteri itu diadakan dan dipelihara
·   Susunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan.
·   Milik atau harta benda keluarga
·   Pada umumnya keluarga itu tempat bersama/rumah bersama

c.       Makna masyrakat
Seperti halnya dengan definisi sosiologi yang banyak jumlahnya, kita juga dapati pula definisi-definisi tentang masyarakat yang juga tidak sedikit :
¨      R. Linton
Masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama, sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya dan berfikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan social dengan batas-batas tertentu.
¨      M.J. Herskovist
Masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.
¨      J.L. Gillin dan J.P. Gillin
Masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama.
¨      S.R. Steinmetz
Masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar, yang meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang kecil, yang mempunyai perhubungan yang erat dan teratur.
¨      Hasan Shadily
Masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia, dengan atau karena sendirinya, bertalian secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain.


5.     URBANISASI
a.     Arti urbanisasi
Urbanisasi adalah suatu proses perpindahan pendduk dari desa ke kota atau dapat pula dikatakan bahwa urbanisasi merupakan proses terjadinya masyarakat perkotaan.
Kalau pertambahan penduduk di desa-desa menurut perbandingan sejalan dengan pertumbuhan penduduk di kota, maka tidak dapat dikatakan telah terjadi urbanisasi. Dengan demikian urbanisasi adlah suatu proses dengan tanda-tanda sebagai berikut :
·         Terjadinya arus perpindahan penduduk dari desa ke kota
·         Bertambahnya besarnya jumlah tenaga kerja nonagraris di sektor sekunder (industri) dan sektor tersier (jasa)
·         Tumbuhnya pemukiman menjadi kota
·         Meluasnya pengaruh kota di daerah pedesaan mgenai segi ekonomi, social, kebudayaan dan psikologis.

b.     Proses terjadinya urbanisasi
Untuk mendapatkan suatu niat untuk hijrah atau pergi ke kota dari desa, seseorang biasanya harus mendapatkan pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya. Pengaruh-pengaruh tersebut bisa dalam bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong seseorang untuk urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor penarik.
Di bawah ini adalah beberapa atau sebagian contoh yang pada dasarnya dapat menggerakkan seseorang untuk melakukan urbanisasi perpindahan dari pedesaaan ke perkotaan. Faktor yang mempengaruhi terjadinya Urbanisasi :

1.      Lahan pertanian semakin sempit.
Hal ini akan memicu terjadinya urbanisasi krna akibat dari kemajuan suatu kota menjadi kota modern, sehingga tanah yang biasa di jadikan lahan pertanian menjadi kurang, karena, kebanyakan lahan tersebut sudah menjadi pabrik ataupun perusaan besar.

2.      Merasa tidak cocok dengan budaya setempat.
Kebanyakan masyarakat  yg menjadi warga asing di sebuah negara banyak merasakan ketidak cocokan dengan budaya yg dulu mereka anut, karena itu mereka memilih melakukan urbanisasi sehingga mereka bisa mencari budaya yang di anggap pantas buat si pelaku urbanisasi.

3.      Menganggur karena tidak banyak lapangan kerja.
Faktor ini biasa terjadi atau yang paling sering terjadi dalam proses urbanisasi, dikarenakan si pelaku ingin atau mempunyai hasrat untuk mendapatkan pekerjaan, karena, di tempat asalnya lapangan kerja kurang atau tidak memadai.

4.      Memiliki impian kuat menjadi orang kaya.
Seiring berkembangnya zaman menuju kemoderenan, si pelaku urbanisasi ingin menjadi orang kaya dikarenakan si pelaku memiliki kemauan bersaing yang pantang menyerah sehingga ia bertekad untuk menjadi orang kaya, hal ini di karenakan banyak manusia yg melakukan urbanisasi ke kota maupun negara lain ingin berhasil, artinya mereka ingin memutar nasib menjadi orang kaya.

Thursday

Aristoteles

10:26 AM 0 Comments
 Tau Aristoteles kan ? Yang orang terkenal itu ? Orang biadap sepanjang masa ? Orang yang sok ngerti itu ? Patung yang nyebelin itu mukanya ? Yang kalo ditanyain diem aja ? Yang dianggap orang pinter padahal kagak ? Tau kan ? Tau kan ?!! Jawaabb!!! Tau kaaannn ?!!!!
    Oke, Aristoteles yang punya nama panjangnya Aristoooooooooteeeeelleeeeeessss itu memang sok tau, sok pinter, atau apalah itu. Dia brani braninya menjajah dunia pendidikan, menghancurkan dasar dasar para pelajar pemalas, merusak ilmu buatan dan cara pintas anak pelajar seperti kami ini. Gua gak ngerti ya kenapa orang ini selalu di berbagai macam buku. Mulai dari buku sejarah, fisika, matematika, sosiologi, ekonomi, seni budaya dan PKN. Nyebelin tau gak, berasa dihantuin terus. Bingung deh kalo jaman dulu tuh begimana sampe sampe Aristoteles itu banyakdi segala macam bidang. Sedangkan gua satu mata pelajaran aja uda sakau gitu belajarnya. Kenapa bisa itu orang belajar segala bidang.
     Antara sok tau dan bener-bener pinter, masih confuse gitu mikirinnya. Apa Tuhan dulu ngasi chip canggih gitu ke Aristoteles dan kawan-kawan, supaya bisa belajar disgala bidang gitu ?
"Aristoteles berkata, bahwa manusia itu adalah makhluk yang tidak dapat hidup sendiri" Gua juga tau keleus. Manusia butuh cinta, apapun bentuknya, mau sesama manusia, sesama kelamin, berbeda kingdom, yang dicintai oleh monera, dicintai oleh animalia, dicintai binatang vertebrata, dicintai oleh fungi, or something like that. Manusia bisa hidup asalkan ada cintah. Gua hidup atas dasar cinta kasih Tuhan. Beres kan ? Justru pendpat gua yang skarang ini jauh lebih bagus daripada Aristoteles. Tapi kenapa gua gak pernah masuk buku ? Atau langsung akselerasi gitu karena menumbangkan pendapat Aristoteles ? Itu masih dipelajaran PKN. Coba sosiologi, makin ribet gua ketemunya dia terus. Gua malah sering ketemu dia dibanding mantan gua, trus lebih sering ketemu dia dibanding ketemu cowo yang lagi gua suka. Haiihh.
     Oh ya, ngomong ngomong soal sosiologi nih, bukannya menghina gitu, tapi gua gak demen aja blajar  sosiologi. Nilai gua malah makin bagus di IPS dibanding IPA. Ini godaan besar masuk IPS. Sosiologi ini gak susah gak gampang juga, tapi kadang kadang susah juga, males ngapalinnya. Sosiologi itu kan ilmu yang mempelajari masyarakat. Bayangkan tanpa masyarakat, gua gak perlu lagi yang namanya belajar sosiologi. Ngapain juga sih sosiologi itu ada ? Buat apa juga belajar sosiologi, belajar teorinya, justru dari kecil gua uda langsung terjun ke praktek. Membantu nenek menyebrang, membantu bantu orang tua, tidak berpengaruh terhadap narkoba, merokok, bermain bersama teman, mencuri, menindas sesama, mengejek sesama, persaingan secara sportif, secara body, tweet war. Proses meniru misalnya, meniru orang yang kita fans, trus jadi directioners, beliebers yang sampe sampe fansnya ada yang bunuh diri karna dikatain ikan apa gitu sama Justin.
     Tanpa teori sosiologi, kita juga tau sifat orang orang. Yang tai lalatnya dua di pipi kiri kanan, biasanya cantik, baik hati, manis gitu. Yang tai lalatnya di jari, suka ngupil. Yang tai lalatnya di kaki, suka jalan jalan. Yang tailalatnya di pantat, suka berak. Yang jalannya nengadah kepalanya ke atas, orang sombong. Yang bergadget banyak, orang pamer. Yang sok gawl, itu copycats. Yang accountnya banyak, orang narsis. Yang jalannya aja banyak gaya itu ada lohh, biasanya orang yang kayak gitu sok kecakepan. Kita juga sudah melakukan interaksi satu sama lain. Sosilogi kenapa mesti ada ? Prakteknya aja kita uda lancar kok.

Monday

Hoam

12:08 AM 0 Comments
Voilà!
    Baru baru ini, heboh yang namanya tanggal cantik. Tanggal 11-12-2013. Atau, tanggal 11 bulan 12 tahun 13, atau tanggal 11 bulan 12 tahun 2013, atau tanggal sebelas bulan dua belas tahun dua ribu tiga belas, atau yang lebih singkatnya, 11-12-13.
    Ya tanggal tanggal segitu, gua lagi ngejalanin yang namanya UAS, sebagian orang pasti udah ada yang prepare. Ada yang pusing mikirin gimana besok UAS, pusing mikirin mantan, pusing berharap besok hari yang paling membahagiakan karna tanggal cantik, ada yang pusing ngasih kado apa buat yang ultah, ada yang pusing mikirin besok jalan jalan kemana sama pacar, ada yang berharap besok hujan dari pagi sampe malem [jomblo], malahan ada yang grogi nunggu 2 tahun supaya dapet tanggal cantik dan nembak cewe.
     Sebagian kalangan jomblo dan yang masih bersekolah, malah sibuk besok UAS, pas di tanggal 11-12-13. Harapan gua sih sebenernya, kalo gurunya ikutan gaul, ada libur nasional dikarenakan tanggal bagus. Dan guru-guru memaklumi para jomblo untuk menghibur diri dirumah, dan membebaskan para couple buat bermesra ria di tempat umum. Di WC umum misalnya.
     Persetan dengan tanggal cantik. Besok nya gua malah ulangan kimia.
     Tanggal cantik gak menjamin hari yang gak ada sial sialnya. Anak jaman sekarang gitu loh, pemikirannya masih "orang bakal bilang gua keren kalo gua begini". Wrong. Tanggal cantik gak akan selamanya cantik, kalo di hari itu lu diputusin. Heboh tanggal cantik mau begini mau begitu, lu bahkan lebih heboh lagi kalo tau mantanlu yang masih lu suka, jadian di tanggal cantik. Gimana hayo ? Heboh tanggal cantik, hari itu juga di PHPin. Mimpi terburuk lu bakal jatuh di tanggal cantik. Dan lu bakal berkoar-koar begini begitu tentang mntan lu/gebetanlu yang nyakitin lu di tanggal cantik. Momen bersejarah, udah jomblo malah makin jomblo di hari itu. Gapapa sih. Justru gua mendukung kaum jomblo di tanggal cantik. Biasanya doanya manjur. Entah itu doa buruk atau enggak, tapi kebanyakan sih doa buruk yang rata-rata manjur.





     Oke, ini longkapnya kepanjangan. Gua bikin ini post pas dihari dan ditanggal itu juga. Cuman yaa, terlalu lama dimasukin di draft jadi agak basi gitu deh. Ini kan udah taun 2014 lah ya, jangan terlalu ter obsesi gitu deh sama angka. Gak menjamin keberuntungan, musrik juga lagian kan (?). Dunia banyak menawarkan hal hal yang berharga, kayak misalnya tanggal bagus. Abis tuh dipake buat jadi tanggal jadian, kan kasian. Yang ditolak ditanggal bagus gimana ? (?) *sbenernya ini gak nyambung*. Ya gitu aja sih sbenernya. Gua gak peduli amat ama tanggal bagus. Peduli sih sbenernya. Tapi ya gitu deh, kadang bikin PHP mulu, kan gua bekasan dari mantan, panteslah berharap terus.
    Dan gua butuh kebajikan tanggal bagus, supaya gua gak berasa kasian banget kayak di tipi tipi gitu, yang kisah cintanya di film kan. Coba kisah cinta gua misalnya kan di film-in. PDKT, pacaran, berantem, ribut di twitter, trus yang disorot isi timeline gua sama dia, trus putus, abis tuh balikan lagi, yang disorot isi chat bbmnya gitu atau whtsappnya kan, trus putus, trus jealous jealousan yang satu suka sama ini, yang satunya kesel, trus yang disorot isi timeline sindiran lagi, trus balikan lagi, trus disuru tidur jangan malem, eh malah tidur malem, yaudah deh putus, yng disorot isi chatnya. YA UDAH DEH, FILMNYA GAK ADA TOKOHNYA, ORANG YANG DISOROT TIMELINE TWITTER SAMA CHAT DOANG KOK.
      Tapi ya se enggaknya, dapet money lah dari hasil pampangan timeline. Nanti gua mungkin yang jadi orang pertama memproduseri film tanpa tokoh, membuka aib. Gak lucu sih ini postnya, abis uda jam 00.09 gini, lagi gak ada otak buat mikir, cas cas an notebook juga gak ada. Jadi ya telepati.

Thursday

P.H.P

8:57 PM 2 Comments
PHP this, PHP that, PHP here, PHP there. After everything everyone does, they are always gonna say "PHP". What do you know about PHP ? PHP is Hypertext Protocol or Personal Home Page Pemberian Harapan Palsu. Usually, people use this word when they feel diPHPin. Dikit-dikit PHP dan PHP. Bahkan sampe masalah sepele aja dikit-dikit ngomongnya PHP. PHP selalu menjadi kambing hitam di setiap keadaan :
    1. Situation when you're still in love with you ex. Kenapa gua mesti ngebahas mantan ? karna mantan gua emang PHP karna disituasi inilah the word PHP selalu keluar.
             a. Caper. Kadang, orang yang istilahnya still in love sama mantan, biasanya suka caper. Capernya gak ketulungan, ada yang sampe sok-sok an bikin jealous si mantan. Dan situasi ini misalnya saat mantan lu juga masih suka sama lu sedikit. Saat mantan lu menunjukkan rasa ke-jealous-annya, dia bakal berkelakuan yang tidak-tidak dan bakal ngasi elu peringatan melalui retweet-an tweetnya dwitasari dan vincent. Sadis. Dari situ, gimana pikiranlu ? Lu mikir kalo dia ngasi peluang buat elu lagi kan ? Dan saat lu menunjukkan rasa ka$1H $@Y4N9 *sengaja dikasih warna pink, biar terkesan menarik* dengan tulus, dia nolak elu. Sakidh men, sakidhhhh.
             b. Kasihan. Situasi ini sangat memungkinkan untuk lu mengucap kata "PHP" sebanyak jumlah tweetsnya dwitasari dan vincent. Karna lu bakal menceritakan hal bersejarah ini dengan teman seperjuanganmu yang juga kena PHP. Dan masalah ini malah menjadi BESAARRR, sebesar elu ngetweet tentang mantanlu yang PHPin elu dan lu marah dengan capslock jebol. "ANJ*ING LO UDAH PHPIN W!!!!!!!!!!!!!!" dan tanda seru pun banyak. Situasi ini berlangsung saat elu lagi kesusahan buat nyari lem dan mantanlu berusaha buat ngebantuin elu, tapi dia gak berharap lebih, dan gak punya pikiran macem-macem. Saat lu tau bagaimana perjuangan mantanlu nyariin lem buat elu, elu malah berharap lebih dan mikir kalo, "Wah dia masih ada feel sama gua". Pret. Dan Sekalinya dia ketus sama lu, lu bakal hancur sehancur biskuit roma nyemplung di teh panas. Lenyap.
     2. Secretly in love with someone. Nah ini. Kebanyakan orang ke ge er an disini. Lu diam diam mengidam-idamkan seseorang yang lu suka, tapi lu gak pernah nunjukin perasaanlu. Dan lu mulai menyama-nyamakan hobi lu, warna kesukaan, club bola, club basket, club diskotik, gaya bahasa lu dengan dia supaya lu dibilang jodoh. Maksa bangadhhh. Dan lu juga mulai googling horoscope tentang tipe cewe yang dia suka, dan lu menjadikannya panduan buku kehidupan gelebebek lu itu. Setiap yang dia lakuin, lu bakal ngerasa kalo yang dia lakuin itu buat elu. Dia ngetweet apa, lu senyum senyum sendiri dan berasa kalo itu buat elu. Pret. Dan beberapa lama kemudian, dia punya pacar. Dan logikalu main dari awal lu dengan dia. Otak lu mulai jalan, bahwa selama ini tweet yang sebelumnya itu bukan buat elu, tapi buat orang lain yang dia suka. Kasyihan. Dan mulai ngestalk twitter orang yang elu suka dan pacar barunya. Ini yang baru namanya PHP. Rata-rata orang yang kena begini, orang yang pinter ngestalk.
      Wajarlah kata 'PHP' dipake buat kalangan yang sedang mencintai atau dicintai. Dan yang perlu lu tau, kalangan Jomblo [yang tidak sedang mencintai dan dicintai] pun memakai kata-kata ini, di dalam pergaulan keseharian mereka. Mulai dari janjian tugas kelompok, ke kantin, ke kelas, sms-an. "Tadi katanya mau nemenin, tau nya enggak. PHP lu". Kalimatnya sama, tapi kata kerja dan kata objek keterangannya diganti. Bahkan nagih PJ [Pajak Jadian], PU [Pajak Ultah], PA [Pajak Anniversary] juga ada mengandung unsur PHP. Dan gua baru tau kejamnya kehidupan anak gaul di sini. Jadian aja ada pajaknya. Jangankan jadian, ultah aja tetep ada pajak. Seumur hidup, selama 13 tahun, gua gak pernah bayar pajak waktu ultah dan 2 tahun terakhir ini, gua kena yang namanya 'pajak'. Pajak ultah ternyata  wajib dibayar pada saat gua menginjak umur 14 tahun ternyata.Ya, yang pengen gua bilang sih, PHP itu gak ada. Yang ada kitanya yang terlalu berharap. Kalo lu merasa diPHPin, silahkan koreksi diri dulu, elunya yang terlalu berharap atau begimanaaa~ Sekian selamat malam, selamat hari jomblo sedunia.